PROBLEMATIKA IWAD KHULUK (STUDI KOMPARATIF HUKUM ISLAM DAN KHI)

  • Moh. Mukhlis Universitas Al-Qolam Malang, Indonesia
  • Ummu Sa’adah Universitas Al-Qolam Malang, Indonesia
Keywords: Iwad, Khuluk, Hukum Islam, KHI

Abstract

Abstrak

Khuluk adalah bentuk pembubaran perkawinan yang diprakarsai oleh istri dan seringkali menimbulkan masalah hukum, khususnya mengenai iwad. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif hukum iwad dalam khuluk dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perceraian. Penelitian ini dimotivasi oleh meningkatnya jumlah kasus khuluk di Indonesia yang disebabkan oleh tekanan ekonomi, perselingkuhan, dan kekerasan dalam rumah tangga. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui penelitian kepustakaan. Data primer diperoleh dari Al-Hawi al-Kabir karya Al-Mawardi dan KHI, sedangkan data sekunder meliputi literatur dari mazhab Syafi'i dan Maliki, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari perspektif hukum Islam, iwad dalam khuluk dianggap sebagai kompensasi yang diberikan oleh istri kepada suami dan diperbolehkan selama dilakukan secara sukarela tanpa paksaan. Mazhab Syafi'i menganggap iwad sebagai unsur penting khuluk, sedangkan mazhab Maliki memperbolehkan khuluk tanpa iwad jika istri meminta penghapusan iwad dan perceraian diucapkan dengan menggunakan istilah khuluk. Sementara itu, KHI menekankan mekanisme prosedural dan kesepakatan bersama mengenai besarnya iwad. Studi ini berkontribusi untuk mengklarifikasi kedudukan hukum iwad khuluk dalam pengembangan hukum keluarga Islam di Indonesia.

Kata kunci: Iwad; Khuluk; Hukum Islam; KHI

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, Al-Qurofi Abul. Syarh Al-Tafri’. Cetakan I. Kuwait: Dar Asfar, 2022.
Afifah, Hasna. “Analisis Persepsi Hakim Terhadap Pembayaran Uang 'Iwad Dan Khulu’ Dalam Perceraian ( Studi Kasus Di Pengadilan Agama Wonosobo ).” Qanun: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 1 (2023): 42–55.
Al-‘Arabi, Al-Mukhtar Ibn. Masalik Al-Jalalah Fi Ikhtishar Al-Manahil Al-Zulalah Fi Syarh Wa Adillati Al-Risalah Li-Ibn Abi Zayd Al-Qayrawani. Cetakan I. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2018.
Al-Abhari, Abdullah Al-Maliki. Syarh Al-Mukhtasar Al-Kabir Li Ibni ‘Abdi Al-Hakim. Cetakan I. Dubai: Jami’ah Dar Al-Bar, 2020.
Al-Fairuzabadi, Abu Thahir Muhammad bin Ya’qub. Tanwir Al-Miqbas Min Tafsir Ibni ‘Abbas. Cetakan I. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, 2014.
Al-Mawardi, Muhammad bin Habib. Al-Hawi Al-Kabir Fi Fiqh Mazhab Al-Imam Al-Syafi’i Radhiyallahu ’Anhu Wa Huwa Syarh Mukhtashar Al-Muzani. Cetakan I. Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyah, 1994.
Al-Muzanni, Abi Ibrahim Ismail bin Yahya. Al-Mukhtasar Min ‘Ilmi Al-Syafi’i Wa Min Ma’na Qaulihi. Cetakan I. Saudi: Dar Madarij, 2019.
Al-Nawawi, Muhyiddin. Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzab Li Al-Syairozi. Cetakan I. Jadah: Maktabah Al-Irsyad, n.d.
Al-Syairozi, Abu Ishaq. Al-Muhazzab Fi Fiqh Al-Imam Al-Syafi’i. Cetakan I. Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyah, 1995.
Al-Thabari, Ibn Jarir. Tafsir Al-Tabari: Jami’ Al-Bayan ’an Ta’wil Ayi Al-Qur’an. Cetakan I. ttp.: Dar Hajar, n.d.
Aminudin, Sugeng. “Pengaruh Motif Khulu’ Terhadap ’Iwadh Perspektif Kompilasi Hukum Islam Dan Fikih Madzhab.” Journal of Islamic Law 3, no. 2 (2024): 347.
Andriani, Dini, Syifa Inayatul Azmi, and Kurniawati. “K-Means Clustering Tingkat Perceraian Dan Faktor Perceraian Di Indonesia Tahun 2023.” Digital Policy Insights: Advances in Data Mining and Digital Governance 1, no. 1 (2025): 27–38.
Efendi, A’an. Logika & Argumentasi Hukum. Cetakan V. Jakarta: Kencana, 2025.
Hermawan, Faza Pauzia. “Khulu: Tinjauan Menurut Hadits Bukhori Dan Pasal 148 KHI.” Jurnal Hukum Al Fuadiy 6, no. 1 (2024): 49–51.
Jallab, Abul Qasim bin. Al-Tafri’ Fi Fiqhi Al-Imam Malik Bin Anas. Cetakan I. Beirut: Dar Al-Kutub Al- ‘Ilmiyah, 2007.
Jannah, Miftahul. “Analisis Putusan Hakum Terhadap Perkara Perceraian Akibat Perselingkuhan (Study Kasus Cerai Gugat Di Pengadilan Agama Samarinda.” Al-Ihka 16, no. 1 (2024): 87–93.
Khoerun. “Perceraian Karena Skandal Perselingkuhan (Analisis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Timur Perkara Nomor: 2478/Pdt.G/2012/PAJT).” Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, 2017.
Manna, Nibras Syafriani. “Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga Di Indonesia.” Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA 6, no. 1 (2021): 11–21.
Maulana, Yuda. “Urgensi Dan Konsekuensi Pembacaan Sighat Taklik Talak Setelah Akad Nikah Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Studi Hukum Islam 7, no. 2 (2022): 97–98.
Nurakmal. “‘Iwad Sebagai Syarat Khulu’ (Studi Analisis Keputusan Menteri Agama No. 411 Tahun 2000 Ditinjau Dari Teori Al-Maslahah Al-Mursalah).” Junal El-Hadhanah 3, no. 1 (2023): 101–25.
Qudamah, Muhammad Ibn. Al-Mughni Li Ibni Qudamah. Cetakan I. Kairo: Maktabah Al-Qahirah, 1989.
Rahmadani, Gema, Muhammad Faisar Ananda Arfa, and Muhammad Syukuri Albani Nasution. “Konsep Pernikahan Sakinah Mawaddah Warahmah Menurut Ulama Tafsir.” Jurnal Darma Agung 32 (2024): 220–30.
Rahman, Tengku Rizki, and Mhd Yadi Harahap. “Yurisprudensi Hukum KDRT Sebagai Alasan Gugatan Cerai Melalui Putusan Pengadilan.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3 (2025): 249.
Rais, Isnawati. “Tingginya Angka Cerai Gugat (Khulu’) Di Indonesia; Analisis Kritis Terhadap Penyebab Dan Alternatif Solusi Mengatasinya.” Jurnal Al-’Adalah XII (2014): 199.
Rani, Angeli Hawa. “Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kasus Cerai Gugat Di Indonesia.” Journal Of Private Law 2, no. 2 (2025): 111–14.
RI, Kementerian Agama. “Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia.” Jakarta: Kementerian Agama RI, 2018.
RI, Mahkamah Agung. “Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berkaitan Dengan Kompilasi Hukum Islam Serta Pengertian Dalam Pembahasannya.” Jakarta: Perpustakaan Mahkamah Agung RI, 2011.
Syuhud, A Fatih. Jihad Keluarga: Membina Rumah Tangga Sukses Dunia Akhirat. Cetakan I. Malang: Pustaka Alkhoirot, 2021.
Wahhab, ‘Abdul. ‘Uyunul Masail. Cetakan I. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2009.
Wartono, Nanang, and Akbarizan. “Analisis Komparatif Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian Di Negara- Negara Muslim Nanang.” Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam 14, no. 3 (2025): 124–42.
Zakih, Muhammad. “Pengaruh Faktor Ekonomi Dalam Kasus Perceraian Terhadap Putusan Pengadilan Agama Di Jember (Studi Kasus Putusan PA Jember Nomor 4318/Pdt.G/2023/PA.Jr.).” Jurnal Cendekia Mandiri 4, no. 1 (2024): 960–61.
Zulfan, Willy, and Muhammad Amar Adly. “Pembebasan Iwadh Bagi Istri Yang Melakukan Khuluk Terhadap Suami Yang Masih Hutang Mahar: Studi Tekstual Naskah Fath-Al-Mu’in.” Jurnal Sains Student Research 4, no. 1 (2026): 857–65.
Published
2026-06-11
How to Cite
Mukhlis, M., & Sa’adah, U. (2026). PROBLEMATIKA IWAD KHULUK (STUDI KOMPARATIF HUKUM ISLAM DAN KHI) . Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam, 12(1), 118-139. https://doi.org/10.61817/ittihad.v12i1.334
Section
Articles